Polisi Sudah Amankan 4 Bandar Aceh Jaringan Aceh

Berita Umum

Polisi Sudah Amankan 4 Bandar Aceh Jaringan Aceh – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tangkap empat orang bandar narkoba jaringan Aceh. Dari keempatnya, 2 paket berisi 3 Kg sabu siap edar diambil alih.

“Terduga empat orang kami amankan tersebut tanda bukti ada 3 Kg sabu. Hasil dari penyitaan tunjukkan ini jadi sindikat asal Aceh,” kata Kapolda Sumsel Irjen Firli waktu launching di Mapolda Sumsel, Selasa (16/7/2019).

Disebutkan Firli, empat bandar diamankan di 2 tempat berlainan di jalan Lintas Timur Palembang-Jambi serta di Lintas Tengah Lahat-Muaraenim. Mereka diamankan di mobil bis lintas propinsi, Selasa (9/7) kemarin.

Atas penangkapan itu, Firli minta barisan Direktorat Narkoba lakukan analisis supaya beberapa bandar dijaring TPPU. Karena, beberapa bandar didapati sering kirim barang haram dengan jumlahnya besar.

“Kita sudah loyalitas supaya aktor pidana narkoba dipakai TPPU. Untuk jaringan ini masih kita riset dahulu,” tuturnya.

Sesaat, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Farman menjelaskan ke empat bandar itu ialah Sugianto (42), Jauhari (52), masyarakat Palembang serta 2 masyarakat asal Aceh, yaitu Asrin (30) serta Zainudin (36).

“Dari ke empat aktor itu, diantaranya ialah guru honorer SMP di Aceh Utara. Barang ini gagasannya disebarkan di sini, Palembang sekelilingnya,” kata Farman.

“Barisan ini datang dari Aceh, seringkali bermain dalam partai besar di antara 3-5 Kg. Sesuai dengan perintah Bapak Kapolda, ini akan riset untuk dikejar Masalah TPPU dari kasusnya,” kata Farman.

Sabu itu disebutkan berasal di luar negeri serta transit di Aceh. Seterusnya, sabu dibawa ke Medan serta dikirim ke Palembang memakai bis lintas propinsi.