MU Di Kalahkan Lagi Mourinho Terancam

Berita Bola

MU Di Kalahkan Lagi Mourinho Terancam – Kekalahan Manchester United di markas Brighton and Hove Albion dikuatirkan bikin tempat Jose Mourinho terancam, berkaitan hubungan dengan beberapa pemain.

MU kalah 2-3 waktu berkunjung ke markas Brighton, Minggu (19/8/2018) malam WIB. Untuk sekali-kalinya sejak mulai musim 2012/2013, ‘Setan Merah’ tunduk di partai tandang pertama di jalannya musim Premier League.

Hasil negatif ini tidak menopang untuk atmosfer area ubah MU. Kondisi di area ubah MU diprediksikan telah mulai jelek sejak mulai pramusim, saat Jose Mourinho mengkritik keadaan beberapa pemain serta merintih masalah bursa transfer.

Selesai kompetisi lawan Brighton sendiri, Paul Pogba mengaku timnya tampil jelek. MU disebutnya kalah gairah serta ambisi dari tuan-rumah, sambil menyatakan dianya sendiri pasang tubuh atas perform jelek itu.

Bekas pemain serta pelatih Liverpool Graeme Souness menyebutkan tempat Mourinho saat ini menjadi lebih terancam. Walau tidak melempar masukan untuk beberapa pemainnya sehabis pertandingan, ada perkiraan rusaknya interaksi telah terlanjur berlangsung.

” Menjadi seseorang manajer, Anda mesti mendesak serta selalu mendesak beberapa pemain ke titik dimana Anda hampir berantem dengan mereka. Tetapi Anda tidak dapat melalui batas itu, jika tidak Anda sungguh-sungguh selesai ribut dengan dua atau tiga figur kunci serta mereka dapat mengantar Anda ke pintu keluar club, ” papar Souness yang sempat mengatasi Southampton, Blacburn Rovers, serta Newcastle United ini.

” Dua atau tiga orang menjadi enam atau tujuh, serta enam atau tujuh orang itu menjadi 12 atau 13 orang. Lantas mendadak narasi lama itu bocor lagi ke media, kalau dia kehilangan kendali area ubah. Menjadi saya fikir dia berada di tempat yg begitu beresiko jika hanya itu yg mereka dapat beri ke kita di lapangan, ” tuturnya seperti diambil Sky Sports.

Mourinho sendiri miliki sejenis sumpah, dimana dia tidak sempat mengatasi suatu club lebih dari tiga musim. Ini adalah musim ketiganya bersama-sama MU sejak mulai mengatasi team pada 2016 kemarin.