Curi Laptop dan HP, Polisi Tangkap 2 Petugas PLN Gadungan di Banyuwangi

Berita umum

Curi Laptop dan HP, Polisi Tangkap 2 Petugas PLN Gadungan di Banyuwangi – Dua maling dengan modus menyamar jadi petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditangkap. Mereka merupakan Heri Guswanto alias Ariel (33) serta M Humaidi (36) , penduduk Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Ke dua pemeran ditangkap di tempat tinggalnya semasing. Perkara itu disingkap sehabis ada laporan korban, Lilik Sumarni (52) , penduduk Kecamatan Kabat.

Kala di tempat tinggalnya, korban sebagai salah seseorang guru didatangi oleh 2 petugas PLN yg ingin melakukan perbaikan instalasi listrik. Ke dua pemeran beralasan ada jaringan yg rusak.

” Lantaran tak sangsi, korban lantas mempersilakan ke dua pemeran mengerjakan perbaikan, ” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratistha Wijaya, Senin (18/3/2019) .

Sehabis ke dua petugas PLN gadungan itu tinggalkan rumah, telpon seluler Samsung A3 warna hitam dan Laptop brand Acer warna putih hilang. Korban langsung mengira apabila dua barang elektronik itu digondol dua petugas PLN itu.

Korban lantas memberikan laporan peristiwa itu ke Polres Banyuwangi. Atas peristiwa itu, kerugian korban lebih kurang Rp 5 juta.

Hasil pengumpulan bukti-bukti petugas menemukannya telpon seluler punya korban ada di tangan Heri Fitriyono (35) , penduduk Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi. Heri beli HP itu dari terduga tetapi gak tahu apabila HP itu merupakan hasil kejahatan. Sehabis diinterogasi, didapati kalau barang untuk bukti itu datang dari Sugeng (25) , penduduk Desa Dadapan.

Lantas dari Sugeng diraih info kalau telpon seluler itu diraih dari terduga khusus, Heri Guswanto serta Humaidi. ” Ke dua pemeran langsung kami amankan kala itu ikut di tempat tinggalnya yg gak jauh dari rumah saksi Sugeng, ” tambah Panji.

Ke dua pemeran mengaku tingkah lakunya. Dari catatan di kepolisian, terduga Heri adalah resedivis perkara curat pada 2005, 2008 serta 2014 yg diselesaikan Polres Banyuwangi. Dan M. Humaidi adalah ikut resedivis perkara pencurian pada 2017 diselesaikan Polsek Muncar serta pada 2015 diselesaikan Polres Banyuwangi.

” Disamping itu ke dua terduga ikut mengaku udah mengerjakan tingkah lakunya sekian kali pada dengan modus yg sama di 13 TKP lokasi Banyuwangi serta dua TKP lokasi Bondowoso, ” lanjut Panji.

Sampai sekarang polisi tetap memahami perkara itu. Lebih, 13 TKP yg di sebutkan ada di lokasi hukum Polres Banyuwangi.

” Kami tetap meningkatkan apabila ada pelaku-pelaku beda yg turut serta, ” katanya.